Selasa, 22 April 2014

PEMERINTAHAN EKONOMI

Berbagai permasalahan terjadi di dunia tepatnya di negara kita yakni NKRI dalam bidang politik,sosial,budaya,ekonomi,pertahanan keamanan.
dan kali ini saya akan membahas dalam bidang Ekonomi.

Pemerintah adalah ibarat seorang nahkoda yang sedang menjalankan sebuah kapal. Di dalam jangka pendek ia harus dapat menjaga kondisi kapalnya agar terhindar dari berbagai ancaman selama perjalanan. Sedangkan di dalam jangka panjang, nahkoda tersebut harus berusaha agar kapalnya dapat mencapai tujuan yang diinginkan/ dicita-citakan.
seperti kasus yang pernah terjadi pada dibawah Kepemerintahan SOEHARTO yaitu :

Krisis moneter yang melanda Asia pada tahun 1997 menerpa juga ke Indonesia. Bahkan, krisis itu menerjang juga sektor krisis ekonomi. Pada 8 Oktober 1997, Presiden meminta bantuan IMF dan Bank Dunia untuk memperkuat sektor keuangan dan menyatakan badai pasti berlalu. Presiden minta seluruh rakyat tetap tabah dalam menghadapi gejolak krisis moneter (29 November 1997).
Di tengah krisis ekonomi yang parah dan adanya penolakan yang cukup tajam, pada 10 Maret 1998, MPR mengesahkan Soeharto sebagai presiden untuk ketujuh kalinya. Kali ini, Prof Ing BJ Habibie sebagai wakil presiden. Pada 17 Maret 1998, ia menyumbangkan seluruh gaji dan tunjangannya sebagai presiden dan meminta kerelaan para pejabat tinggi lainnya untuk menyerahkan gaji pokoknya selama satu tahun dalam rangka krisis moneter.
Menghadapi tuntutan untuk mundur, pada 1 Mei 1998, Soeharto menyatakan bahwa reformasi akan dipersiapkan mulai tahun 2003. Ketika di Mesir pada 13 Mei 1998, Presiden Soeharto menyatakan bersedia mundur kalau memang rakyat menghendaki dan tidak akan mempertahankan kedudukannya dengan kekuatan senjata. Sebelas menteri bidang ekonomi dan industri (ekuin) Kabinet Pembangunan VII mengundurkan diri (20 Mei 1998). Krisis moneter dan ekonomi benar-benar menggerogoti sistem kepemimpinannya. Dampaknya, Soeharto tidak bisa bertahan di pucuk kepemimpinan negeri.
Hanya berselang 70 hari setelah diangkat kembali menjadi presiden untuk periode yang ketujuh kalinya, Soeharto terpaksa mundur dari jabatannya sebagai presiden. Presiden Soeharto lengser tepat 21 Mei 1998. Tepat pukul 09.00 WIB (Waktu Indonesia Barat), Soeharto berhenti dari jabatannya sebagai presiden. Layar kaca televisi saat itu menyiarkan secara langsung detik per detik proses pengunduran dirinya.
Tanggal 12-20 Mei 1998 menjadi periode yang teramat panjang. Bagaimanapun, masa-masa itu kekuasaannya semakin tergerus oleh berbagai aksi dan peristiwa. Aksi mahasiswa menyebar ke seantero negeri. Ribuan mahasiswa menggelar aksi keprihatinan di berbagai tempat. Mahasiswa Trisakti, Jakarta mengelar aksinya tidak jauh dari kampus mereka. Peserta aksi mulai keluar dari halaman kampus dan memasuki jalan artileri serta berniat datang ke Gedung MPR/DPR yang memang sangat stategis. Tanggal 12 Mei 1998 sore, terdengar siaran berita meninggalnya empat mahasiswa Trisakti.
Sehari kemudian, tanggal 13 Mei 1998, jenasah keempat mahasiswa yang tewas diberangkatkan ke kediaman masing-masing. Mahasiswa yang hadir menyanyikan lagu Gugur Bunga. Tewasnya para mahasiswa disiarkan secara luas melalui pemberitaan radio, televise, dan surat kabar. Tewasnya keempat mahasiswa seakan sebagai ledakan suatu peristiwa yang lebih besar. Kamis, 14 Mei 1998, ibukota negara (Jakarta) dilanda kerusuhan hebat. Tanggal 15 Mei 1998, pesawat yang membawa Presiden Soeharto dan rombongan mendarat menjelang pukul 05.00 WIB pagi di pangkalan udara utama TNI AU Halim Perdanakusuma dari kunjungan ke Kairo, Mesir untuk mengikuti Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok 15 (Group 15/G-15).
Tanggal 16 Mei 1998, Presiden mengadakan serangkaian pertemuan termasuk berkonsultasi dengan unsure pimpinan DPR. Tanggal 17 Mei 1998, Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Abdul Latief mengajukan surat pengunduran diri sebagai menteri. Tanggal 18 Mei 1998, ribuan mahasiswa mendatangi Gedung MPR/DPR. Aksi tersebut berakhir seiring dengan mundurnya Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998.
Mereka yang tewas adalah dua mahasiswa angkatan 1995 dan dua mahasiswa angkatan 1996. Angkatan 1995 terdiri dari Hery Hartanto (Fakultas Teknik Industri Jurusan Mesin) dan Hafidhin Alifidin Royan (Fakultas Teknik Industri Jurusan Mesin). Sedang, mahasiswa yang tewas angkatan 1996 adalah Elang Mulia Lesmana (Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Jurusan Arsitektur) dan Hendriawan Sie (Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen) .
Soeharto membangun dan memperluas konsep "Jalan Tengah"-nya Jenderal Nasution menjadi konsep dwifungsi untuk memperoleh dukungan basis teoritis bagi militer untuk memperluas pengaruhnya melalui pejabat-pejabat pemerintahan, termasuk cadangan alokasi kursi di parlemen dan pos-pos utama dalam birokrasi sipil. Peran dwifungsi ini adalah peran militer di bidang politik yang permanen.
Sepak terjang Ali Murtopo dengan badan inteligennya mulai mengancam Soeharto. Persaingan antara Ali Moertopo dan Sumitro dipergunakan untuk menyingkirkan Ali. Namun Sumitro pun segera ditarik dari jabatannya dan kendali Kopkamtib dipegang langsung oleh Soeharto karena dianggap potensial mengancam. Beberapa bulan setelah peristiwa Malari sebanyak 12 surat kabar ditutup dan ratusan rakyat Indonesia termasuk mahasiswa ditangkap dan dipenjarakan.
Pada 1978 untuk mengeliminir gerakan mahasiswa maka segera diberlakukannya NKK/BKK (Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan). Kebijakan ini ditentang keras oleh banyak organisasi mahasiswa. Hubungan kegiatan mahasiswa dengan pihak kampus hanyalah kepada mereka yang diperbolehkan pemerintah lewat mekanisme kontrol dekanat dan rektorat.
Mulut pers pun dibungkam dengan lahirnya UU Pokok Pers No. 12 tahun 1982. UU ini mengisyaratkan adanya restriksi atau peringatan mengenai isi pemberitaan ataupun siaran. Organisasi massa yang terbentuk harus memperoleh izin pemerintah dengan hanya satu organisasi profesi buatan pemerintah yang diperbolehkan berdiri. Sehingga organisasi massa tak lebih dari wayang-wayang Orde Baru.
Kemudian pada tahun 1979-1980 muncul sekelompok purnawirawan perwira tinggi angkatan bersenjata dan tokoh-tokoh sipil yang dikenal kritis, yang tergabung dalam Petisi 50, mengeluarkan serial selebaran yang mengeluhkan sikap politik pemerintah Orde Baru yang menjadikan Angkatan Darat sebagai pendukung kemenangan Golkar, serta menuntut adanya reformasi politik. Sebagai balasannya, pemerintah mencekal mereka. Kelompok ini pun gagal serta tak pernah mampu tampil lagi sebagai kelompok oposisi yang efektif terhadap pemerintahan Orde Baru.

Kasus dugaan korupsi

Artikel utama: Kasus dugaan korupsi Soeharto
Setelah Soeharto resmi mundur dari jabatannya sebagai presiden, berbagai elemen masyarakat mulai menuntut agar digelar pengusutan dan pengadilan atas mantan presiden yang bekuasa paling lama di Indonesia itu. Pada 1 September 1998, tim Kejaksaan Agung mengumumkan adanya indikasi penggunaan uang yayasan di bawah pemerintahan mantan Presiden Soeharto. Melalui Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) pada 6 September 1998, Soeharto muncul dan menyatakan bahwa dia tidak mempunyai kekayaan di luar negeri.
Jaksa Agung AM Ghalib dan Menko Wasbang/PAN Hartarto menemuinya di Jalan Cendana (Jakarta) untuk mengklarifikasi penyataan tersebut (21 September 1998). Pada 21 November 1998, Fraksi Karya Pembangunan (FKP) mengusulkan kepada pemerintah agar menetapkan mantan Presiden Soeharto sebagai tahanan kota. Ini merupakan tindak awal pengusutan harta dan kekayaan Soeharto yang diduga berasal dari Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN).
Pada 3 Desember 1998, Presiden BJ Habibie menginstruksikan Jaksa Agung AM Ghalib segera mengambil tindakan hukum memeriksa mantan Presiden Soeharto. Pada 9 Desember 1998, Soeharto diperiksa tim Kejaksaan Agung di Kejaksaan Tinggi Jakarta sehubungan dengan dana yayasan, program mobil nasional, kekayaan Soeharto di luar negeri, dan kasus Tapos. Majalah Time melansir berita tentang kekayaan Soeharto di luar negeri yang mencapai US$15 miliar (22 Mei 1999). Pada 27 Mei 1999, Soeharto menyerahkan surat kuasa khusus kepada Jaksa Agung AM Ghalib untuk menelisik kekayaannya di Swiss dan Austria, seperti diberitakan Majalah Time. Pada 2 Juni 1999, Soeharto mengadukan Majalah Time ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia atas tuduhan memfitnah pada pemberitaannya. Soeharto menuntut ganti rugi sekitar 27 miliar dollar AS.
Soeharto memiliki dan mengetuai tujuh buah yayasan, yaitu Yayasan Dana Sejahtera Mandiri, Yayasan Supersemar, Yayasan Dharma Bhakti Sosial (Dharmais), Yayasan Dana Abadi Karya Bhakti (Dakab), Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila, Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan, Yayasan Trikora. Pada 1995, Soeharto mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 90 Tahun 1995. Keppres ini menghimbau para pengusaha untuk menyumbang 2 persen dari keuntungannya untuk Yayasan Dana Mandiri.
Hasil penyidikan kasus tujuh yayasan Soeharto menghasilkan berkas setebal 2.000-an halaman. Berkas ini berisi hasil pemeriksaan 134 saksi fakta dan 9 saksi ahli, berikut ratusan dokumen otentik hasil penyitaan dua tim yang pernah dibentuk Kejaksaan Agung, sejak tahun 1999.
Menurut Transparency International, Soeharto menggelapkan uang dengan jumlah terbanyak dibandingkan pemimpin dunia lain dalam sejarah dengan perkiraan 15–35 miliar dolar A.S. selama 32 tahun masa pemerintahannya.[10]
Pada 12 Mei 2006, bertepatan dengan peringatan sewindu Tragedi Trisakti, Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya telah mengeluarkan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP) perkara mantan Presiden Soeharto, yang isinya menghentikan penuntutan dugaan korupsi mantan Presiden Soeharto pada tujuh yayasan yang dipimpinnya dengan alasan kondisi fisik dan mental terdakwa yang tidak layak diajukan ke persidangan. SKPP itu dikeluarkan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada 11 Mei 2006, namun SKPP ini lalu dinyatakan tidak sah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 12 Juni 2006.

Apa langkah pemerintah dalam mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi indonesia ?

Masalah ekonomi yang dihadapi Indonesia tidak terlepas dari masalah korupsi. Selama di Indonesia para pejabat, para penegak hukum (polisi, kejaksaan, hakim) anggota DPR dan pengusaha masih menjadi menjadi koruptor, maka kebijakan apapun di bidang ekonomi tidak ada manfaatnya.
salam rimbawan,dan memerlukan kerjasama untuk memberantas hal-hal yang berbau korupsi.


Sabtu, 16 November 2013

AKIBAT EKONOMI YANG TIDAK STABIL !

AKIBAT PEREKONOMIAN TIDAK STABIL?!


     Stabilitas perekonomian adalah prasyarat dasar untuk tercapainya peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pertumbuhan yang tinggi dan peningkatan kualitas pertumbuhan. Stabilitas perekonomian sangat penting untuk memberikan kepastian berusaha bagi para pelaku ekonomi. 
Perekonomian yang tidak stabil menimbulkan biaya yang tinggi bagi perekonomian dan masyarakat. Ketidakstabilan akan menyulitkan masyarakat, baik swasta maupun rumah tangga, untuk menyusun rencana ke depan, khususnya dalam jangka lebih panjang yang dibutuhkan bagi investasi.
      Stabilitas ekonomi makro tidak hanya tergantung pada pengelolaan besaran ekonomi makro semata, tetapi juga tergantung kepada struktur pasar dan sektor-sektor. Untuk memantapkan stabilitas ekonomi makro, kebijakan ekonomi makro, melalui kebijakan fiskal dan moneter yang terkoordinasi baik, harus didukung oleh kebijakan reformasi struktural, yang ditujukan untuk memperkuat dan memperbaiki fungsi pasar, antara lain pasar modal dan uang, pasar tenaga kerja serta pasar barang dan jasa, dan sektor-sektor meliputi seperti sektor industri, pertanian, perdagangan, keuangan dan perbankan.
     Contoh perekonomian yang tidak stabil .dalam kabar berita di media http://log.viva.co.id/
      Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih, Darmin Nasution, mengatakan menguatnya mata uang rupiah disebabkan ekspektasi ekonomi Amerika Serikat (AS) yang tidak sesuai harapan.Menurut dia, data ekonomi AS tidak sebaik apa yang diprediksi para analis, sehingga membuat kurs dolar AS melemah. Sementara itu, data ekonomi di Asia malah menunjukkan hasil yang membaik.
"Itu yang membuat dolar AS melemah, termasuk di Indonesia," ujar Darmin di Gedung Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat 30 Juli 2010.Menurut Darmin, tidak hanya Indonesia, namun seluruh negara Asia juga mengalami pelemahan dolar AS. "Kecuali Thailand, tetapi itu kan karena hal lain," ujarnya.Berdasarkan data transaksi di Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 8.952 per dolar AS dari transaksi siang yang berada di level 8.955 per dolar AS.Sedangkan berdasarkan data kurs tengah BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 8.952 per dolar AS. Pada perdagangan Kamis 29 Juli 2010, mata uang lokal tersebut berakhir di level 9.002 per dolar AS.
ditarik kesimpulan bahwa permasalahan dari ketidakstabilan suatu perekonomian dapat mempengaruhi usaha-usaha bagi para pelaku ekonomi.contohnya masyarakat kecil .
contoh grafik perekonomian indonesia pada tahun 2008-2012

Minggu, 10 November 2013

POLITIK MK !

POLITIK MK 
APA YANG TERJADI PADA NEGARA KITA??!!

Di Negara Indonesia terdapat banyak politik'' yang besar ..tetapi apa yang terjadi di NEGARA KITA?khususnya negara yang kita tempati?.Kita adlah salah satu bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,apa yang tidak kita ketahui?.apakah alasannya?apa sengaja ditutupi?...

Berikut sejarah MK.
Mahkamah Konstitusi mempunyai 9 Hakim Konstitusi yang ditetapkan oleh Presiden. Hakim Konstitusi diajukan masing-masing 3 orang oleh Mahkamah Agung, 3 orang oleh Dewan Perwakilan Rakyat, dan 3 orang oleh Presiden. Masa jabatan Hakim Konstitusi adalah 5 tahun, dan dapat dipilih kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya.
Hakim Konstitusi periode 2008-2013 adalah:[1]
  1. Mohammad Mahfud MD (Ketua)
  2. Harjono (2009-), menggantikan Jimly Asshiddiqie (2008-2009)
  3. Maria Farida Indrati
  4. Ahmad Fadlil Sumadi (2009-), menggantikan Maruarar Siahaan (2008-2009)
  5. Hamdan Zoelva (2009-), menggantikan Abdul Mukthie Fajar (2008-2009)
  6. Muhammad Alim
  7. Achmad Sodiki
  8. Anwar Usman (2011-), menggantikan Muhammad Arsyad Sanusi (2008-2011)
  9. Muhammad Akil Mochtar
Pada akhir 2009, Maruarar Siahaan dan Abdul Mukthie Fajar memasuki masa pensiun. Mereka kemudian digantikan oleh 2 hakim baru, yakni Hamdan Zoelva yang menggantikan Abdul Mukthie Fajar danFadlil Sumadi yang menggantikan Maruarar Siahaan.

Politik Pelemahan MK ??



          Pembentukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 1 Tahun 2013 tentang Perubahan ,Kedua UU No 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi dapat dimaknai sebagai wujud politik hukum pemerintah untuk melemahkan MK.Dengan kata lain, pemerintah menggunakan tangan KY untuk ikut campur masuk ke jantung “pengawasan” perilaku dan kehormatan hakim konstitusi. Di sinilah titik krusial yang pastinya ditolak oleh MK, baik secara terang-terangan maupun secara halus,Seperti diutarakan Harjono, pengertian substansi ‘pengawasan’ berbeda dengan ‘menjaga kehormatan dan perilaku hakim’ sebagaimana ditentukan Perppu. Yang terjadi seolah ada persepsi bahwa KY berwenang mengawasi MK.Peran KY mengawasi kode etik dan perilaku hakim konstitusi memang aneh. KY ini sebenarnya siapa, kok, demikian hebat bisa mengawasi perilaku hakim konstitusi? Sehingga secara tersirat kedudukan komisioner KY lebih tinggi atau lebih berkuasa ketimbang hakim konstitusi.
Padahal, hakim konstitusi itu pengawal atau penjaga konstitusi (the guardian of the constitution). Hakim konstitusi, gitu, loh. Sesudah konstitusi itu sendiri, ya, hakim konstitusi-lah yang berwenang menerjemahkan/menafsirkan konstitusi. Nah, ketika kebebasan hakim konstitusi demikian dibatasi karena perilakunya dikontrol oleh KY, maka kekuasaan hakim konstitusi potensial terdistorsi sedemikian rupa.
Toh, dalam negara demokrasi yang menjamin kebebasan berserikat dan kemerdekaan pers, tidak ada satu pun lembaga negara yang bebas lepas tanpa pengawasan. Begitu pula halnya dengan MK. Perilaku dan kode etik hakim konstitusi diawasi oleh mekanisme penegakan kode etik di internal MK, selain diawasi oleh pers, dan LSM. Terbukti saat ini.Ketika Ketua MK Akil Mochtar ditangkap tangan KPK atas sangkaan korupsi (suap) maka seketika Majelis Kehormatan Konstitusi (MKK) dibentuk dan bersidang untuk mengadili dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim Akil Mochtar. Hasilnya, Akil Mochtar dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran berat kode etik dan diberhentikan secara tidak hormat.
Artinya, mekanisme penegakan kode etik di internal MK telah berjalan walaupun prosesnya dikritik banyak pihak. Tidak perlu lagi ada lembaga negara lain, apalagi pemerintah, termasuk KY, ikut mengocok-ngocok penegakan kode etik dan perilaku hakim konstitusi. Mubasir, membuat bias, dan amat sangat mencurigakan sebagai politik hukum pelemahan MK.
Kalau pun hendak memperketat kontrol kode etik dan perilaku hakim konstitusi tidak dengan memakai tangan pemerintah melalui produk hukum Perppu. Melainkan melalui jalur legislative review di DPR RI, jalur biasa, yakni dengan mengubah ketentuan UU No 24 Tahun 2003 tentang MK. Biar rakyat melalui wakilnya yang memutuskan. Bukan pemerintah seperti saat ini.

ECONOMIC TROUBLE


MASALAH PEREKONOMIAN :)  
ECONOMIC TROUBLE.


Berawal dari manakah masalah perekonomian?
pertama kita akan membahas yang saya tahu...

Pengangguran adalah orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Orang yang tidak sedang mencari kerja contohnya seperti ibu rumah tangga, siswa sekolan smp, sma, mahasiswa perguruan tinggi, dan lain sebagainya yang karena sesuatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan.
Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.

Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator.
Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu
1.      inflasi ringan,
2.      sedang
3.      berat
4.      hiperinflasi.
Darisini mari ditinjau dasar perbedaan dari Ekonomi Mikro dan Makro :)

PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN MAKRO

Ekonomi Makro, mengkaji mempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel yang juga berdampak atas beragam tindakan pemerintah tersebut, antara lain: pendapatan nasional, kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran internasional.

Ruang lingkup kajian ekonomi makro adalah usaha masyarakat dan pemerintah dalam mengelola faktor produksi secara efisien. Landasan kajian ekonomi makro adalah teori Keynes Ekonomi makro memusatkan perhatian pada usaha masyarakat sebagai satu kesatuan untuk melakukan efisiensi dalam menggunakan faktor-faktor produksi yang tersedia.
Ekonomi Mikro.


Ruang lingkup kajian ekonomi mikro adalah produsen dan konsumen. Tradisi berlandaskan teori Adam Smith. Ekonomi mikro dengan demikian memiliki ruang lingkup pada produsen dan konsumen. Produsen dan konsumen tersebut dalam dunia ekonomi yang nyata adalah individu-individu pada rumah tangga keluarga, masyarakat, atau perusahaan.
Perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro


Ekonomi Mikro: Pembahasan tentang kegiatan ekonomi secara individual. Contohnya permintaan dan dan penawaran, perilaku konsumen, perilaku produsen, pasar, penerimaan, biaya dan laba atau rugi perusahaan.
Ekonomi Makro: Pembahasan tentang kegiatan ekonomisecara keseluruhan. Contohnya pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, investasi dan kebijakan ekonomi.

Tapi bisa di lihat dari sedikit perekonomian makro dibidang perbankan ini dapat kita rasakan pertumbuhan ekonomi itu meningkat. Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang triwulan I-2011 masih akan tumbuh tinggi, yakni di kisaran 6,4 persen. Sehingga, sepanjang tahun ini, perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh di kisaran 6-6,5 persen.
Ekonomi indonesia saat ini optimis pertumbuhan ekonomi yang meningkat. Dengan pertumbuhan dan pendapatan nasional yang semakin meningkat kita dapat melihat perkembangan dan kemajuan kita pada negara lain. dengan pendapatan nasional per tahun indonesia mampu memberikan kemajuan. Ekonomi makro yang sangat berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi saat ini. Salah satu pertumbuhan ekonomi itu dapat dilihat dengan permintaan domestik masih akan menjadi penopang utama kinerja perekonomian. Selain itu, ekspor dan impor, serta investasi.
Masalah tingkat pendidikan yang rendah,kemiskinan dan sulitnya mencari pekerjaan itu semua membuat angka pengangguran di Indonesia semakin meningkat. Yang mulanya angka presentase pengangguran hanya 30% pada tahun ini menjadi meningkat hingga 40%. Angka kriminalitas di Indonesia juga makin membludak serta sangat kronis karena banyak masyarakat Indonesia yang tidak ikuti program pemerintah 9 tahun. Maka semua itu membuat mutu masyarakat Indonesia makin rendah.
Banyak usaha dilakukan mulai dari menekan jumlah barang import yang mengalahkan pemakaian barang lokal. Pemerintah juga meluaskan lapangan pekerjaan, agar sumber daya manusia (SDM) dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pembangunan negara. Bagian pelaku korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang sangat merugikan perekonomian negaratentunya akan diberikan sanksi tegas. Karena yang kita ketahui indonesia terpuruk akibat KKN yang terjadi di segala institusi. Oleh karena itu, dengan usaha yang dilakukan sekarang diharapkan indonesia dapat membangkitkan perekonomiannya.
Mulai tanggal 17 Januari 2002, harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. Minyak tanah, premium, solar, dan lain-lain dinaikkan harganya. Hal ini karena Pemerintah ingin mengurangi subsidi dengan harapan supaya ekonomi Indonesia kembali berlangsung normal. Karena harga bahan bakar naik, sudah barang tentu biaya angkutan pun akan naik pula. Jika biaya angkutan naik, harga barang-barang pasti akan ikut naik karena biaya tambahan untuk transportasi harus diperhitungkan. Naiknya harga barang-barang akan dirasakan berat oleh rakyat. Oleh karena itu, kenaikan harga barang harus diimbangi dengan usaha menaikkan pendapatan masyarakat.

Selasa, 18 Juni 2013

TEORI KEPEMIMPINAN IBD

Kepemimpinan atau leadership merupakan ilmu terapan dari ilmu-ilmu social, sebab prinsip-prinsip dan rumusannya diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia (Moejiono, 2002). Ada banyak pengertian yang dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing, definisi-definisi tersebut menunjukkan adanya beberapa kesamaan. 
tak sedikit orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri  yang sangat penting contohnya, kharisma, pandangan ke depan, daya persuasi, dan intensitas Dan memang, apabila kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Napoleon, Washington, Lincoln, Churcill, Sukarno, Jenderal Sudirman, dan yang lainnya kita harus akui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan
Pengertian Kepemimpinan Menurut Para ahli ,Menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.
Adapun Macam-Macam Gaya Kepemimpinan sbb :
1. Gaya Kepemimpinan Otoriter / Authoritarian Adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.
2. Gaya Kepemimpinan Demokratis / Democratic Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya.
3. Gaya Kepemimpinan Bebas / Laissez Faire Pemimpin jenis ini hanya terlibat delam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi.
1. Tipe Kepemimpinan Paternalistis/Maternalistik adalah Kepemimpinan paternalistik lebih diidentikkan dengan kepemimpinan yang kebapakan dengan sifat-sifat sebagai berikut: mereka menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak/belum dewasa, atau anak sendiri yang perlu dikembangkan, mereka bersikap terlalu melindungi, mereka jarang memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengambil keputusan sendiri, mereka hampir tidak pernah memberikan kesempatan kepada bawahan untuk berinisiatif,mereka memberikan atau hampir tidak pernah memberikan kesempatan pada pengikut atau bawahan untuk mengembangkan imajinasi dan daya kreativitas mereka sendiri, (6) selalu bersikap maha tahu dan maha benar.
Sedangkan tipe kepemimpinan maternalistik tidak jauh beda dengan tipe kepemimpinan paternalistik, yang membedakan adalah dalam kepemimpinan maternalistik terdapat sikap over-protective atau terlalu melindungi yang sangat menonjol disertai kasih sayang yang berlebih lebihan.
2. Tipe Kepemimpinan Kharismatis adalah Tipe kepemimpinan karismatis memiliki kekuatan energi, daya tarik dan pembawaan yang luar biasa untuk mempengaruhi orang lain, sehingga ia mempunyai pengikut yang sangat besar jumlahnya dan pengawal-pengawal yang bisa dipercaya. Kepemimpinan kharismatik dianggap memiliki kekuatan ghaib (supernatural power) dan kemampuan-kemampuan yang superhuman, yang diperolehnya sebagai karunia Yang Maha Kuasa. Kepemimpinan yang kharismatik memiliki inspirasi, keberanian, dan berkeyakinan teguh pada pendirian sendiri. Totalitas kepemimpinan kharismatik memancarkan pengaruh dan daya tarik yang amat besar.

3. Tipe Kepemimpinan Militeristik adalah Tipe kepemimpinan militeristik ini sangat mirip dengan tipe kepemimpinan otoriter. Adapun sifat-sifat dari tipe kepemimpinan militeristik adalah: lebih banyak menggunakan sistem perintah/komando, keras dan sangat otoriter, kaku dan seringkali kurang bijaksana,menghendaki kepatuhan mutlak dari bawahan, sangat menyenangi formalitas, upacara-upacara ritual dan tanda-tanda kebesaran yang berlebihan,menuntut adanya disiplin yang keras dan kaku dari bawahannya, tidak menghendaki saran, usul, sugesti, dan kritikan-kritikan dari bawahannya,  komunikasi hanya berlangsung searah.
4. Tipe Kepemimpinan Otokratis (Outhoritative, Dominator) adalah Kepemimpinan otokratis memiliki ciri-ciri antara lain: mendasarkan diri pada kekuasaan dan paksaan mutlak yang harus dipatuhi,  pemimpinnya selalu berperan sebagai pemain tunggal,  berambisi untuk merajai situasi, setiap perintah dan kebijakan selalu ditetapkan sendiri,bawahan tidak pernah diberi informasi yang mendetail tentang rencana dan tindakan yang akan dilakukan,semua pujian dan kritik terhadap segenap anak buah diberikan atas pertimbangan pribadi, adanya sikap eksklusivisme,selalu ingin berkuasa secara absolut, (9) sikap dan prinsipnya sangat konservatif, kuno, ketat dan kaku,pemimpin ini akan bersikap baik pada bawahan apabila mereka patuh.
5. Tipe Kepemimpinan Laissez Faire adalah Pada tipe kepemimpinan ini praktis pemimpin tidak memimpin, dia memberikan kelompoknya dan setiap orang berbuat semaunya sendiri. Pemimpin tidak ikutcampur tan gan sedikit pun dalam kegiatan kelompoknya. Semua pekerjaan dan tanggung jawab harus dilakukan oleh bawahannya sendiri. Pemimpin hanya berfungsi sebagai simbol, tidak memiliki keterampilan teknis, tidak mempunyai wibawa, tidak bisa mengontrol anak buah, tidak mampu melaksanakan koordinasi kerja, tidak mampu membuat suasana kerja yang kooperatif. 
6. Tipe Kepemimpinan Populistis adalah Kepemimpinan populis berpegang teguh pada nilai-nilai masyarakat yang tradisonal, tidak mempercayai dukungan kekuatan serta bantuan hutang luar negeri. Kepemimpinan jenis ini mengutamakan penghidupan kembali sikap nasionalisme.
7. Tipe Kepemimpinan Administratif/Eksekutif adalah Kepemimpinan tipe administratif yang berarti  kepemimpinan yang mampu menyediakan tugas-tugas administrasi secara efektif/mudah. Pemimpinnya biasanya terdiri dari administratur-administratur yang mampu menggerakkan dinamika modernisasi dan pembangunan. Oleh karena itu tercipta lah sistem administrasi dan birokrasi yang efisien dalam pemerintahan. Pada tipe kepemimpinan ini diharapkan adanya perkembangan teknis yaitu teknologi, indutri, manajemen modern dan perkembangan sosial ditengah masyarakat.
8. Tipe Kepemimpinan Demokratis adalah kepemimpinan demokratis berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan yang sesuai kepada para pesertanya. mempunyai koordinasi pekerjaan pada semua bawahan, dengan penegasan pada rasa tanggung jawab internal/pada diri sendiri dan kerjasama yang baik. kekuatan kepemimpinan demokratis tidak terletak pada pemimpinnya akan tetapi terletak pada partisipasi aktif dari setiap warga kelompok.



Selasa, 30 April 2013

Tugas IBD,kesusastraan .



Nama : shella christiana.P
Kelas : 1ka10/16112974
Univ.Gundar

“Dari Lembah Ke Coolibah” Potret Perempuan Titis Basino
Judul : Dari Lembah Ke Coolibah
Penulis : Titis Basino PI
Tebal : 150 halaman
Cover : Ipe Ma’ruf
Penerbit : Grasindo, Agustus 1997


Apakah artinya sebuah novel bagi seorang sastrawan? Tentu banyak persepsi dan argumentasi rasional mengenai hal ini. Pun sangat tergantung pula pada personal experience masing-masing penulis ataupun si sastrawan itu sendiri. Jika seseorang – katakanlah – Pramudya Ananta Toer menggelindingkan karya-karya roman Pulau Buru-nya dengan titik pijak ingin memaparkan ‘gambaran sejarah feodalisme’ bangsa ini (agar diketahui oleh orang banyak), tentulah sangat berbeda dengan Budi Darma yang bersikutat dengan persoalan psikis para tokoh novel-novelnya.
Memang, banyak segi arti muatan novel bagi para pengarangnya. Tergantung hasrat dan pesan apa yang ingin mereka sampaikan kepada khalayak pembaca. Demikian pula halnya Titis Basino, salah seorang sastrawan wanita Indonesia yang pada pertengahan Agustus 1997 lalu – menggulirkan sebuah novel terbarunya,Dari Lembah ke Coolibah di pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Jakarta. Paling tidak, ada berbagai sudut pandangnya sendiri mengenai pelbagai persoalan sosial, masalah hati dan perasaan yang bernama cinta. Sebab, siapakah yang tak pernah kesandung cinta? Seperti juga judulnya Dari Lembah ke Coolibah, Titis Basino pun bercerita mengenai cinta. Tersebutlah seorang wanita yang pergi menunaikan ibadah haji ke tanah suci, namun ‘akhirnya’ dia jatuh cinta kepada pembimbingnya sendiri. Dan peristiwa cinta itu terus berlanjut dan berkembang hingga kepulangan mereka ke tanah air. Sementara, sang pembimbing sudah beristri, tapi lagi-lagi kekuatan cinta – demikian setidaknya anggapan penulis – memang luar biasa. Tak pandang usia, waktu, dan tempat, terkadang memang bukan sesuatu yang normatif. Dan Titis memahami ihwal itu.

Lalu, di dalamnya tak cuma melulu kisah kasih, melainkan juga ada aspek sosial: bahwa cinta sama dengan korupsi, ‘penyakit’ ini ada di mana-mana, termasuk juga pada penyelenggaraan ibadah haji. Bahkan, sang pembimbing yang dikagumi sang tokoh si aku dalam novel ini berujar: “Saat ini kita sedang dilanda korup, ya korup yang sudah memborok di masyarakat kita sampai kita tidak merasa bahwa orang yang korupsi itu satu kesalahan dan malah satu dosa juga. Orang mulai lupa kalau dia manusia bebas, mereka menyembah-nyembah atasan seperti zaman dulu orang menyembah berhala ... .”

Memang, mencermati novel Dari Lembah ke Coolibah, secara gamblang kita memang bagaikan menyaksikan potret dunia perempuan yang ditulis oleh perempuan. Digarap secara sederhana – namun intens – dengan penuturan bahasa yang segar, kadang sedikit lugu, namun pada gilirannya kemudian menyuguhkan pada kita ihwal ‘persoalan manusiawi’ yang bisa melekat pada siapa saja, kapan saja, dan dalam peristiwa apa saja – termasuk juga pada saat menunaikan ibadah haji. Inilah aspek ‘pendekatan kontekstual’ dari novel terbaru Titis Basino ini. Untuk itulah, pada gilirannya novel ini jadi cukup menarik untuk dibaca sebab di dalamnya memang terdapat hal ihwal yang mudah dipahami oleh seorang awam sekali pun. Maka, sisi lain yang tersirat adalah: jika sebuah karya sastra tak ingin terasing di tengah masyarakat banyak, tampaknya memang harus ada yang berjejak dan ‘bunyi’ prihal pelbagai persoalan yang mereka pahami. Dan seorang Titis pun tampaknya berupaya untuk itu.

Sebagai penulis, Titis Basino memang bukan orang baru. Namun, seperti yang dia bilang, setelah 10 tahun absen di dunia kesusastraan, akhirnya dia muncul kembali dengan sebuah sumbangan novelnya, Dari Lembah ke Coolibah, seperti yang diakuinya merupakan hasil renungan yang panjang yang ingin dia ungkapkan dengan cara yang wajar dan jujur.

Lahir di Magelang, 17 Januari 1939, Titis Basino yang mantan pramugari, pada tahun 80-an dikenal sangat produktif menulis, baik cerpen maupun novel. Sarjana muda sastra UI ini pernah meraih hadiah hiburan majalah Sastra (1963), beberapa novelnya yang pernah terbit adalah Pelabuhan Hati (1978), Di Bumi Aku Bersuara di Langit Aku Bertemu (1983) dan Bukan Rumahku (1986). Dan kini, sosok dia pun ‘terbit’ kembali ke kancah tulis menulis. Walhasil di antara sedikit sastrawan wanita baik kualitas dan kuantitas banyak yang diharapkan dari seorang Titis Basino.
(Lazuardi Adi Sage)

Minggu, 17 Maret 2013

TUGAS IBD Minggu pertama .


      CINTA KASIHI
ILMU BUDAYA DASAR

Nama: Shella Christiana.p
Kelas : 1ka10 /16112974
Semester II
   
Pengertian Cinta kasih
Dalam pengertian Cinta kasih yang kita ketahui dalam sehari-hari yakni merupakan sebuah rasa tertarik pada sesuatu yang menyentuh hati nurani kita untuk melakukan sebuah kebaikan,berdasarkan naluri yang ia rasakan,yang terdiri dari Cinta = rasa tertarik dan Kasih = memberi mengatas dasarkan ketulusan. Adapula banyak di kala jaman era globalisasi ini cinta dihubung-hubungkan sebagai nafsu yang menjadi lambang cinta.apabila diperhatikan dengan seksama dan apabila kita tahu apakah ituh nafsu dan cinta perbedaanya sangatlah jauh.
Bila kita mengetahui CintaKasih itu tidaklah merugikan apapun dari kita ataupun apa yang kita tetariki,bila kita seksamai perbdeaan cinta kasih dengan nafsu yakni :
_ seperti yang dibahas cinta kasih tak akan merugikan,dan semata memberi sedangkan nafsu hanyalah paksaan yang mengatas namakan cinta.
-                   Cinta kasih didasarkan rohani sedangkan nafsu hanyalah jasmani.
-                   Cinta kasih tak mengenal dengan rasa bosan,sedangkan nafsu terkadang kala ada rasa jenuh.
-                   Cinta kasih merupaan sifat manusiawi
Pengertian cinta kasih pun dikemukakan oleh Dr.sarlito.W.Sarwono dikatakan cinta memiliki 3 unsur yang berikatan,yakni:
-keterikatan yakni perasaan untuk hanya pada satu hal ,segala prioritas,hanya tertuju pada hal tersebut.
- Keintiman yakni kebiasaan-kebiasaan yang menunjukkan bahwa antara anda dengan hal tersebut tidak memiliki  batasan jarak.
- kemesraan adanya perilaku ataupun ungkapan-ungkapan yang menyimbolkan apa yang anda rasakan.yang berasal dar kata dasar mesra,yang artnya perasaan simpati yang anda rasakan
Cinta kasih tidak hanya pada sepsang orang sedang pacaran,suami-istri,ataupun kepada keluarga tetapi terjadi pula pada teman/kerabat kerja. Dan satu hal lagi yaitu kita selalu mendapatkan Cinta Kasih dari Tuhan yang berarti cinta kasih bukanlah sesuatu yang memberi tapi mengharapkan pembalasan pemberian tersebut.Dan cinta kasih bukan hanya untuk orang-orang saja yakni cinta kasih yang kita berikan pada negeri,kebudayaan,keadatan,keagamaan,dan kesosialan.
Akibat tidak ada Cinta Kasih apa yang terjadi di hidup kita :
-          Akan terjadi saling menghantam,peperangan dimana-mana
-          Tidak ada rasa kepercayaan
-          Adanya kejahatan dimana-mana
-          Adanya ketidakseimbangan hidup
-          Maraknya budaya-budaya asing yang masuk ke negara
-          Tidak patuhnya pada Agama
sedangkan dampak positif dari cinta kasih :
-          Adanya rasa kenyamanan
-          Rasa keamanan yang besar serta perlindungan
-          Adanya hubungan sosialisasi yang baik
-          Tidak adanya budaya hancur
-          Adanya rasa saling peduli dan tolong menolong
Dalam alkitabpun ada mengenai cinta kasih,yakni :
1.Cinta agape yang megartikan cinta kasih kepada Tuhan
2.Cinta philia yang mengartikan cinta kasih kepada Orang tua dan saudara.
3.Cinta erros yang mengartikan cinta lawan jenis
        Berdasarkan ketiga unsur tersebut cinta kasih yang didasarkan hanya pada 1 unsur akan lebih rapuh dibandingkan dengan dua ataupun tiga unsur. Cinta kasih tidak dapatlah diukur tingkatan cinta kasih tersebut ataupun memberi.Beruntunglah kita sebagai manusia diberi rasa Cinta Kasih,apabila ada yang berkata cinta itu buta,tetapi cinta tidaklah mati rasa. Rasa nurani tak akan bisa kita kelak apabila kita sedang memberi cinta kasih ataupun merasakan cinta kasih.


Rabu, 21 November 2012

MASALAH PENDIDIKAN :)

 PENDIDIKAN



Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta ddidik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Penyebab Rendahnya Kualitas Pendidikan di Indonesia
Di bawah ini akan diuraikan beberapa penyebab rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia secara umum, yaitu:
1. Efektifitas Pendidikan Di Indonesia
Pendidikan yang efektif adalah suatu pendidikan yang memungkinkan peserta didik untuk dapat belajar dengan mudah, menyenangkan dan dapat tercapai tujuan sesuai dengan yang diharapkan. Dengan demikian, pendidik (dosen, guru, instruktur, dan trainer) dituntut untuk dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran agar pembelajaran tersebut dapat berguna.
Efektifitas pendidikan di Indonesia sangat rendah. Setelah praktisi pendidikan melakukan penelitian dan survey ke lapangan, salah satu penyebabnya adalah tidak adanya tujuan pendidikan yang jelas sebelm kegiatan pembelajaran dilaksanakan. Hal ini menyebabkan peserta didik dan pendidik tidak tahu “goal” apa yang akan dihasilkan sehingga tidak mempunyai gambaran yang jelas dalam proses pendidikan. Jelas hal ini merupakan masalah terpenting jika kita menginginkan efektifitas pengajaran. Bagaimana mungkin tujuan akan tercapai jika kita tidak tahu apa tujuan kita.
Selama ini, banyak pendapat beranggapan bahwa pendidikan formal dinilai hanya menjadi formalitas saja untuk membentuk sumber daya manusia Indonesia. Tidak perduli bagaimana hasil pembelajaran formal tersebut, yang terpenting adalah telah melaksanakan pendidikan di jenjang yang tinggi dan dapat dianggap hebat oleh masyarakat. Anggapan seperti itu jugalah yang menyebabkan efektifitas pengajaran di Indonesia sangat rendah. Setiap orang mempunyai kelebihan dibidangnya masing-masing dan diharapkan dapat mengambil pendidikaan sesuai bakat dan minatnya bukan hanya untuk dianggap hebat oleh orang lain.
Dalam pendidikan di sekolah menegah misalnya, seseorang yang mempunyai kelebihan dibidang sosial dan dipaksa mengikuti program studi IPA akan menghasilkan efektifitas pengajaran yang lebih rendah jika dibandingkan peserta didik yang mengikuti program studi yang sesuai dengan bakat dan minatnya. Hal-hal sepeti itulah yang banyak terjadi di Indonesia. Dan sayangnya masalah gengsi tidak kalah pentingnya dalam menyebabkan rendahnya efektifitas pendidikan di Indonesia.

Untuk mengatasi masalah-masalah di atas, secara garis besar ada dua solusi yang dapat diberikan yaitu:
Pertama, solusi sistemik, yakni solusi dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan. Seperti diketahui sistem pendidikan sangat berkaitan dengan sistem ekonomi yang diterapkan. Sistem pendidikan di Indonesia sekarang ini, diterapkan dalam konteks sistem ekonomi kapitalisme (mazhab neoliberalisme), yang berprinsip antara lain meminimalkan peran dan tanggung jawab negara dalam urusan publik, termasuk pendanaan pendidikan.
Maka, solusi untuk masalah-masalah yang ada, khususnya yang menyangkut perihal pembiayaan –seperti rendahnya sarana fisik, kesejahteraan guru, dan mahalnya biaya pendidikan– berarti menuntut juga perubahan sistem ekonomi yang ada. Akan sangat kurang efektif kita menerapkan sistem pendidikan Islam dalam atmosfer sistem ekonomi kapitalis yang kejam. Maka sistem kapitalisme saat ini wajib dihentikan dan diganti dengan sistem ekonomi Islam yang menggariskan bahwa pemerintah-lah yang akan menanggung segala pembiayaan pendidikan negara.
Kedua, solusi teknis, yakni solusi yang menyangkut hal-hal teknis yang berkait langsung dengan pendidikan. Solusi ini misalnya untuk menyelesaikan masalah kualitas guru dan prestasi siswa.
Maka, solusi untuk masalah-masalah teknis dikembalikan kepada upaya-upaya praktis untuk meningkatkan kualitas sistem pendidikan. Rendahnya kualitas guru, misalnya, di samping diberi solusi peningkatan kesejahteraan, juga diberi solusi dengan membiayai guru melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan memberikan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas guru. Rendahnya prestasi siswa, misalnya, diberi solusi dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas materi pelajaran, meningkatkan alat-alat peraga dan sarana-sarana pendidikan, dan sebagainya.

Opini :: Dengan meningkatnya kualitas pendidikan berarti sumber daya manusia yang terlahir akan semakin baik mutunya dan akan mampu membawa bangsa ini bersaing secara sehat dalam segala bidang di dunia internasional.


PENGANGGURAN

PENGANGGURAN 


 Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya
Faktor Penyebab Pengangguran Mendapat predikat lulusan terbaik dari suatu universitas bukan menjadi jaminan untuk bisa langsung bekerja. Indeks prestasi (IP) tinggi di atas 3,5 pun bukan jaminan bagi para sarjana segera mendapatkan pekerjaan. Mereka harus keluar masuk kantor mengantarkan lamaran dengan harapan ada lowongan pekerjaan untuk mereka. Malah, dengan alasan mencari pengalaman dulu, para sarjana itu rela bekerja apa saja meski bergaji kecil dan tidak sesuai dengan ilmu yang dipelajari. Dan yang jelas, mereka tidak ingin mendapat gelar baru, yakni ´sarjana pengangguran.´ itulah sepatah laporan yang dipaparkan oleh sinar harapan. sebenarnya apasih penyebab yang menimbulkan seseorang yang punya intelegensi tinggi juga tidak punya kesempatan untuk bekerja??? 
ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang tidak mendapat pekerjaan
. 1. Kurangnya informasi 
 2. Tidak adanya sistem penerimaan publik
 3. Sulit menerapkan kepintarannya dalam dunia pekerjaan

 Dilihat dari segi ekonomi, pengangguran memiliki dampak sebagai berikut. 
a. Pengangguran secara tidak langsung berkaitan dengan pendapatan nasional. Tingginya jumlah pengangguran akan menyebabkan turunnya produk domestik bruto (PDB) sehingga pendapatan nasional pun akan mengalami penurunan.
 b. Pengangguran akan menghambat investasi, karena jumlah tabungan masyarakat ikut menurun. 
c. Pengangguran akan menimbulkan menurunnya daya beli masyarakat sehingga akan mengakibatkan kelesuan dalam berusaha. 

 Ditinjau dari segi sosial, pengangguran dapat menimbulkan dampak yang tidak kecil di antaranya:
 a. perasaan rendah diri
 b. gangguan keamanan dalam masyarakat sehingga biaya sosial menjadi meningkat. 


 SOLUSI :: Meningkatkan keterampilan melalui pendidikan lanjutan formal atau informal. Akan tetapi tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia tetapi akan lebih baik jika menurunkan jumlah angkatan dengan cara keluarga berencana, program wajib belajar dan adanya pembatasan usia kerja minimum. Namun karena pengangguran tidak memiliki dana yang cukup untuk pendidikan tersebut maka sebaiknya pemerintah memberikan bantuan untuk pendidikan mereka. Bantuan bisa berupa pinjaman beasiswa pemerintah atau dari pihak swasta, tunjangan pendidikan dan juga bisa melalui pinjaman lunak.

KRIMINALITAS DAN SOLUSI

KRIMINALITAS DAN PIDANA DI INDONESIA


 Pidana atau tindak kriminal segala sesuatu yang melanggar hukum atau sebuah tindak kejahatan. Pelaku kriminalitas disebut seorang kriminal. Biasanya yang dianggap kriminal adalah seorang pencuri, pembunuh, perampok, atau teroris. Walaupun begitu kategori terakhir, teroris, agak berbeda dari kriminal karena melakukan tindak kejahatannya berdasarkan motif politik atau paham. Selama kesalahan seorang kriminal belum ditetapkan oleh seorang hakim, maka orang ini disebut seorang terdakwa. Sebab ini merupakan asas dasar sebuah negara hukum: seseorang tetap tidak bersalah sebelum kesalahannya terbukti. Pelaku tindak kriminal yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan harus menjalani hukuman disebut sebagai terpidana atau narapidana. Dalam mendefinisikan kejahatan, ada beberapa pandangan mengenai perbuatan apakah yang dapat dikatakan sebagai kejahatan. Definisi kejahatan dalam pengertian yuridis tidak sama dengan pengertian kejahatan dalam kriminologi yang dipandang secara sosiologis.

bebra[a faktor-faktor kriminalitas di Indonesia, Factor-faktor tersebut secara kasar dapat diklasifikasikan dalam tiga kategori,walaupun demarkasi antara ketiganya tidak selalu jelas, yaitu:
1. Kondisi-kondisi social yang menimbulkan hal-hal yang merugikan hidup manusia. Kemiskinan yang meluas dan pengangguran,pemerataan kekayaan yang belum berhasil diterapkan, pemberian ganti rugi tidak memadai, pada orang-orang yang tanahnya diambil pemerintah kurangnya fasilitas pendidikan,dan lain-lain.
2. Kondisi yang ditimbulkan oleh urbanisasi dan industrialasai. Indonesia sebagai suatu Negara berkembang sebenarnya menghadapi suatu dilemma. Pada satu pihak merupakan suatu keharusan untuk melaksanakan pembangunan,dan pada pihak lain pengakuan yang bertambah kuat, bahwa harga diri pembangunan itu ,adalah peningkatan yang menyolok dari kejahatan. Luasnya problema yang timbul karena banyaknya perpindahan, dan peningkatan fasilitas kehidupan,bisanya ,biasanya dinyatakan sebagai “urbanisasi yang berlebihan” (overurbanization) dari suatu Negara. Keadaan-keadaan tersebut menimbulkan peningkatan kejahatan yang tambah lama tambah kejam diluar kemanusiaan.
3. Kondisi lingkungan yang memudahkan orng melakukan kejahatan. Contoh-ciontoh adalah memamerkan barang-barang dengan menggiurkan di supermarket,mobil dan rumah yang tidak terkunci ,took-toko yang tidak dijaga, dan kurangnya pengawasan atas senjata api dan senjata-senjata lain yang berbahaya. Tidak diragukan bahwa banyak calon-calon penjahat yang ingin melakukannya jika melakukannya jika pelaksanannya secara fisik dibuat sulit.(anami)
 solusi untuk kriminalitas yakni ::
  1. Mengenakan sanksi hukum yang tegas dan adil kepada para pelaku kriminalitas tanpa pandang bulu atau derajat.
  2. Mengaktifkan peran serta orang tua dan lembaga pendidikan dalam mendidik anak.
  3. Selektif terhadap budaya asing yang masuk agar tidak merusak nilai busaya bangsa sendiri.
  4. Menjaga kelestarian dan kelangsungan nilai norma dalam masyarakat dimulai sejak dini melalui pendidikan multi kultural; seperti sekolah, pengajian, dan organisasi masyarakat.

opini :: kriminalitas di dunia tak aka bisa di selesaikan seperti membalian tangan. Pemerintah yang sedikit enggan untuk terjun langsung,adapun oknum-oknum sengaja mempermainkan sehingga terjadi keuntungan sendiri. Jaman sekarang semua dapat dibeli dengan uang,bahkan jikalau anda membunuh asalka ada duit yang banyak itu tak masalah. malah yang mencuri ayam yang tag seberapa lebih lama dibandigkan para kriminalitas di politik (koruptor).

Kemiskinan dan dampak maupun fsktor faktornya

KEMISKINAN

Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan,dll.

  • penyebab individual, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin;
  • penyebab keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga;
  • penyebab sub-budaya (subcultural), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar;
  • penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi;
  • penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial
Solusi untuk kemiskinan tidaklah cukup dengan membuat UU. Namun bagaimana masyarakat diperkuat dengan keimanan yang lebih baik, itulah pemimpin sejati yang bukan hanya membangun secara fisik gedung-gedung dan fasilitas mewah .

Pengangguran merupakan dampak dari kemiskinan, berhubung pendidikan dan keterampilan merupakan hal yang sulit diraih masyarakat, maka masyarakat sulit untuk berkembang dan mencari pekerjaan  yang layak untuk memenuhi kebutuhan. Dikarenakan sulit untuk bekerja, maka tidak adanya pendapatan membuat pemenuhan kebutuhan sulit, kekurangan nutrisi dan kesehatan, dan tak dapat memenuhi kebutuhan penting lainnya. Misalnya saja harga beras yang semakin meningkat, orang yang pengangguran sulit untuk membeli beras, maka mereka makan seadanya. Seorang pengangguran yang tak dapat memberikan makan kepada anaknya akan menjadi dampak yang buruk bagi masa depan sehingga akan mendapat kesulitan untuk waktu yang lama.
Kriminalitas merupakan dampak lain dari kemiskinan. Kesulitan mencari nafkah mengakibatkan orang lupa diri sehingga mencari jalan cepat tanpa memedulikan halal atau haramnya uang sebagai alat tukar guna memenuhi kebutuhan. Misalnya saja perampokan, penodongan, pencurian, penipuan, pembegalan, penjambretan dan masih banyak lagi contoh kriminalitas yang bersumber dari kemiskinan. Mereka melakukan itu semua karena kondisi yang sulit mencari penghasilan untuk keberlangsungan hidup dan lupa akan nilai-nilai yang berhubungan dengan Tuhan. Di era global dan materialisme seperti sekarang ini tak heran jika kriminalitas terjadi dimanapun.

Opini :: kemiskinan di Indonesia merupakan hal yang paling sulit di atasi,karena kurangnya partisipasi pemerintah dan masyarakat sekitar yang tidak memperhatikan sekitarnya,yang seharusnya menjadi tangan pertlongan bagi mereka kaum miskin malah menjadi musuh. Pantaskah mereka tinggal di tempat kumuh?anak anak putus sekolah ? ..